DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN[1]
Oleh: B.S.Sidjabat, Ed.D
Pengantar
Salah satu tugas dan peran guru yang penting ialah mengelola kegiatan belajar siswanya, supaya mengalami perubahan hidup secara menyeluruh termasuk dalam aspek kognitif, afektif, spiritual dan psikomotoris. Untuk tujuan itu, tugas guru bukan hanya terbatas pada menyampaikan bahan pengajarannya. Dia bukan hanya berfungsi sebagai instructor. Guru juga berperan sebagai manager of learning. Supaya kegiatan pembelajarannya efektif dan efisien, haruslah didahului dengan pengelolaan yang baik. Menurut para ahli pembelajaran, tugas pengelolaan kegiatan belajar lazimnya termasuk: membuat rencana, membuat organisasi atau susunan, melaksanakan rencana, melakukan pengarahan dan membuat evaluasi dan pengawasan. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Pendidikan | Leave a Comment »
(Oleh: Dr. B.S.Sidjabat)[1]
Pengantar
Pembelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan dimana guru (pengajar) dan murid (pembelajar) berinteraksi, membicarakan suatu bahan atau melakukan suatu aktivitas, guna mencapai tujuan yang dikehendaki. Dr Oemar Hamalik mengartikan pembelajaran sebagai “suatu kombinasi yang tersusun, meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur, yang saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran”. Juga dikemukakan bahwa pembelajaran merupakan “upaya mengorganisasi lingkungan untuk menciptakan kondisi belajar bagi peserta didik”.[2] Lanjut Baca »
Ditulis dalam Pendidikan | 1 Komentar »
Pdt. Dr. Jopie Rattu., D. Th
Prawacana,
Allah memberkati Adam dan Hawa dan menyuruh mereka untuk memenuhi bumi, menaklukannya dan memerintah atasnya. Taman Firdaus adalah tempat hunian mereka (Kej 2: 15). Dengan memberi nama terhadap binatang-binatang, Adam melaksanakan perintahnya sebagai wakil Allah (Kej 2: 19). Jadi, dua pasal awal dalam kitab Kejadian menegaskan tentang harmonisasi dan kehidupan yang indah tanpa dosa. Namun dalam Kejadian 3: 7, hubungan antara Pencipta dan ciptaan-Nya itu, berubah. Sejak itu, manusia harus mengusahakan kehidupannya dengan peluh dan keringat (Kej 3: 17-19). Lanjut Baca »
Ditulis dalam Misi, Umum | Leave a Comment »
Sridadi Atiyanto
Pengantar
Kata konflik sering dihubungkan dengan pertengkaran, perkelahian, pengrusakan, dst. Pokoknya selalu memiliki konotasi negatif. Contohnya konflik Ambon, tanpa berpikir mendalam setiap orang tahu apa yang dimaksud. Demikian juga kalau kita dengar tentang konflik di gereja Anu, kita segera tahu apa yang dimaksudkan. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Kepemimpinan, Umum | Leave a Comment »
DALAM PEMBELAJARAN[1]
(B.S.Sidjabat, Ed.D)
Pengantar
Mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi pada jenjang program diploma atau sarjana umumnya berusia antara 18-24 tahun. Ahli psikologi perkembangan mengkategorikan kelompok usia ini sebagai dewasa awal (early adults). Gormly & Brodzinski menyatakan bahwa pada usia ini orang muda memasuki periode pengambilan keputusan, dapat dianggap sudah dewasa namun belum mengambil banyak peran orang dewasa. “Youth age is an ‘optional’ period of development in which an individual is legally an adult but has not yet undertaken adult work and roles,” demikian dituliskan (1993:396). Newman & Newman (1987) mengemukakan sejumlah tugas perkembangan kelompok usia ini antara lain: Lanjut Baca »
Ditulis dalam Pendidikan | 1 Komentar »
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »


